Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Tentang Bocah-Bocah, Jambu-Jambu, dan Tante-Tante( Sebuah kisah dari memori masa lalu)

"Tantee…minta jambuuuu…."
Koor beberapa bocah terdengar ditengah hari bolong..
Mereka memandang ke arah rumah pemilik jambu..tidak ada jawaban..
Koor kembali membahanaa…
“Tante…MINTA JAMBUUUUUUUUUUU”..
Mereka mengatakannya dengan irama khas..(kalian yg pernah melakukan hal yg sama pasti tw nada koor tersebut)
Masih tidak ada jawaban…
Dan akhirnyaa..
“TANTEEEEEEEEEEEEEEEE………..MINTAAAAAAA JAMBUUUUUUUUUUUUUUU..
Seorang perempuan bertubuh gempal keluar dengan tampang kesal..

“APA INI SIANG2 tERIAK2??MENGANGGU!SANAAA..TE ADA JAMBUUUU….hardiknya

Bocah2 itu saling pandang..lalu mendongak ke arah pohon jambu air, buahnya menggantung besar2,, warnanya merah dan menggoda…Nampak ranum
“nah itu??’”tunjuk salah seorang anak…
“TE ADAAAAAAAA!!
Dengan perasaan dongkol anak-anak itu langsung ngeloyor pergi,,,berbisik-bisik kesal…nanti di jarak beberapa meter mereka berteriak”
TANTEEEEEEEEEE SEKIKIRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR”
Dan merekapun lari pontang-panting sambil tertawa mengejek,,, nampak seorang gadis kecil berkulit item,dengan rambut dikepang dua,dengan pita merah berlari diantara mereka. Gadis itulah yang yang larinya paling lambat…
Gadis itu tidak lain dan tidak bukan adalah……..GW!
Kejadian itu terjadi bertahun2 lalu…
********
Di suatu hari, ..Ditengah hari bolong..
“Tante minta jambuuuu……”
Koor yang sama terdengar…
“Tanteeeee….Minta Jambuuuuuuuuuuuuuuuuuuu”
Si “Tante” yang sedang tertidur pulas langsung terbangun…(dengan perasaan sedikit kesal)…dengan mata yang masih mengantuk ia pergi ke ruang tamu, mengintip dari jendela…(setelah sebelumnya mencomot dua buah pisang ambon di atas meja makan)
Segerombolan gadis kecil rupanya’…hoahhhmmm….Si Tante tidak langsung membuka pintu…ia masih duduk dikursi sambil mengunyah pisang ambon..
KooR’Tantee Minta Jambuu “masih terdengar…dan semakin keras,,
Akhirnya si Tante mengalah…dibukanya pintu depan…sambil berkata”
“Iyaaa..ambil sajaa”
Gerombolan gadis itu Nampak sumringah,,,
“makasii tanteee…”dengan Koor yang juga membahanaa…
Lalu, seorang gadis yang rambutnya dikuncir (yang rupanya ditugasi sbagai tukang panjat)masuk ke halaman rumah,memanjat pohon dan dalam sekejap gadis kecil itu sudah berada di atas pohon..
Hmmm…cekatan sekali..guman si Tante dalam hati sambil memperhatikan anak2 itu
Sementara si gadis ber-kuncir itu sedang mengekplore pohon jambu, teman2nya di bawah memandunya..sambil menunjuk2 ke atas…
“Sebelah kiri….
“Ituu di atasmuu….
“disamping kepalamuu….
Si gadis berkuuncir dengan cekatan memetik buah tersbut dan melemparnya ke teman2nnya..
Si Tante mengawasi…sambil sesekali berkata” hati-hati dek..” dan “awas jatuh”..
Salah seorang bocah berkacamata memandangi si Tante yang sedang mengawasi mereka, agak takut2…sepertinya khawatir si tante akan marah kalau mereka mengambil buah jambunya terlalu banyak…
Seakan bisa membaca pikiran..si Tante tersenyum pada bocah tersebut..menenangkan..seakan menunjukkan kalo dirinya bukan tante2 galak..
Meski ia pribadi menilai penampilannya agak’sangar’ siang itu…dengan rambut awut2n karena br bangun tidur, daster tanpa lengan motif bunga2 dan pipi menggelembung karena sibuk mengunyah pisang ambon dengan gigitan yang gede-gede
Setelah puas ‘menjarah’ pohon jambu…anak-anak itupun pamit pergi..setelah sebelumnya mengucapkan”makasiii tantee(masih dengan Koor yang membahana dan bernada)”....yang dibalas si tante dengan mengangguk-angguk sok…
Si tante mengawasi anak-anak itu pergi, tertawa kecil melihat gadis – gadis itu berebut jambu..salah seorang diantaranya melempar-lempar jambunya ke udara..teman yang lainnya mengikuti…dan jadilah mereka adu”Siapa-yang-lemparannya-paling-tinggi”…
Hahaa..si tante masih tertawa geli…
Memorinya melayang ke masa lalu,,saat ia masih sebaya dengan gadis2 kecil itu,berkepang dua dan berpita merah dan berlari paling lambat…
Si Tante berdaster dan berpipi gembung itu tidak lain dan tidak bukan adalah….GW…
Kejadian tadi siang menyadarkanku betapa waktu begitu cepat berlalu…

dulu..gw adalah bocah peminta jambu,…dan sekarang gw adalah tante yang dimintai jambu..hahaa


Bedanya..gw gak galak kayak tante-tante jaman gw masih bocah..yang pelit abiss dan merasa anak-anak lugu,lucu nan imut seperti kami adalah hama wereng yang menganggu eksistensi tanaman buah2an mereka…gw dulu kagak habis pikir..kok segitunya ya..padahal buahnya pada masak(sampe jatuh2 ditanah)gara-gara tidak dipetik..(istilahnya orang palu:’Ta busu-busu di Pohon)..

apa salahnya membagi dengan kami..bocah-bocah ingusan yang selalu Kelaparan, yang hobinya makan demi tuntutan hidup masa depan (??)..selain berpahala..mereka juga turut berperan mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mensubsidikan buah2han bergizi dan bervitamin mereka kepada kami serta turut membantu program kesehatan pemerintah: 4 sehat 5 sempurna(didalamnya ada anjuran makan buah2n kan?kan?kan?)…

Sungguh ter..la..luu..*ala bang aji roma

Tapi begitulah..pengalaman bertemu dengan tante2 pelit nan galak dimasa lalu..mengubahku menjadi seorang ‘tante’yang cantik dan baik hati di masa kini(muji diri sendiri),,,dalam hati gw berjanji.. gak akan galak dan pelit pada mereka..karena gw sadar..anak-anak itu butuh nutrisi dan gizi yang sempurna dari buah2an..demi masa depan..demi kesehatan….demi bangsa dan negara kita tercinta..Indonesiaa...yeahhh….(ending yang tedjo,mohon jangan masukkan dalam hati)



Gw berharap berbekal pengalaman masa kini dibaiki oleh seorang tante yang baik hati seperti gw(kembali memuji diri sndiri)..kelak..mereka (bocah-bocah peminta jambu itu)juga akan menjadi tante-tante yang baik di masa depan…sehingga anak cucu kita akan terjamin kesehatannya karena dapat mengkonsumsi buah2an yang segar secara gratis(Poin terakhir adalah yg paling penting:G.R.A.T.I.S)

(sungguh niat yang mulia)
Demikianlah..terima kasih…
Gw pamit.. perut dah keroncongan…*gluk..gluk

Bye...*segera menuju dapur..makan..

Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Tentang Bocah-Bocah, Jambu-Jambu, dan Tante-Tante( Sebuah kisah dari memori masa lalu)

"Tantee…minta jambuuuu…."
Koor beberapa bocah terdengar ditengah hari bolong..
Mereka memandang ke arah rumah pemilik jambu..tidak ada jawaban..
Koor kembali membahanaa…
“Tante…MINTA JAMBUUUUUUUUUUU”..
Mereka mengatakannya dengan irama khas..(kalian yg pernah melakukan hal yg sama pasti tw nada koor tersebut)
Masih tidak ada jawaban…
Dan akhirnyaa..
“TANTEEEEEEEEEEEEEEEE………..MINTAAAAAAA JAMBUUUUUUUUUUUUUUU..
Seorang perempuan bertubuh gempal keluar dengan tampang kesal..

“APA INI SIANG2 tERIAK2??MENGANGGU!SANAAA..TE ADA JAMBUUUU….hardiknya

Bocah2 itu saling pandang..lalu mendongak ke arah pohon jambu air, buahnya menggantung besar2,, warnanya merah dan menggoda…Nampak ranum
“nah itu??’”tunjuk salah seorang anak…
“TE ADAAAAAAAA!!
Dengan perasaan dongkol anak-anak itu langsung ngeloyor pergi,,,berbisik-bisik kesal…nanti di jarak beberapa meter mereka berteriak”
TANTEEEEEEEEEE SEKIKIRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR”
Dan merekapun lari pontang-panting sambil tertawa mengejek,,, nampak seorang gadis kecil berkulit item,dengan rambut dikepang dua,dengan pita merah berlari diantara mereka. Gadis itulah yang yang larinya paling lambat…
Gadis itu tidak lain dan tidak bukan adalah……..GW!
Kejadian itu terjadi bertahun2 lalu…
********
Di suatu hari, ..Ditengah hari bolong..
“Tante minta jambuuuu……”
Koor yang sama terdengar…
“Tanteeeee….Minta Jambuuuuuuuuuuuuuuuuuuu”
Si “Tante” yang sedang tertidur pulas langsung terbangun…(dengan perasaan sedikit kesal)…dengan mata yang masih mengantuk ia pergi ke ruang tamu, mengintip dari jendela…(setelah sebelumnya mencomot dua buah pisang ambon di atas meja makan)
Segerombolan gadis kecil rupanya’…hoahhhmmm….Si Tante tidak langsung membuka pintu…ia masih duduk dikursi sambil mengunyah pisang ambon..
KooR’Tantee Minta Jambuu “masih terdengar…dan semakin keras,,
Akhirnya si Tante mengalah…dibukanya pintu depan…sambil berkata”
“Iyaaa..ambil sajaa”
Gerombolan gadis itu Nampak sumringah,,,
“makasii tanteee…”dengan Koor yang juga membahanaa…
Lalu, seorang gadis yang rambutnya dikuncir (yang rupanya ditugasi sbagai tukang panjat)masuk ke halaman rumah,memanjat pohon dan dalam sekejap gadis kecil itu sudah berada di atas pohon..
Hmmm…cekatan sekali..guman si Tante dalam hati sambil memperhatikan anak2 itu
Sementara si gadis ber-kuncir itu sedang mengekplore pohon jambu, teman2nya di bawah memandunya..sambil menunjuk2 ke atas…
“Sebelah kiri….
“Ituu di atasmuu….
“disamping kepalamuu….
Si gadis berkuuncir dengan cekatan memetik buah tersbut dan melemparnya ke teman2nnya..
Si Tante mengawasi…sambil sesekali berkata” hati-hati dek..” dan “awas jatuh”..
Salah seorang bocah berkacamata memandangi si Tante yang sedang mengawasi mereka, agak takut2…sepertinya khawatir si tante akan marah kalau mereka mengambil buah jambunya terlalu banyak…
Seakan bisa membaca pikiran..si Tante tersenyum pada bocah tersebut..menenangkan..seakan menunjukkan kalo dirinya bukan tante2 galak..
Meski ia pribadi menilai penampilannya agak’sangar’ siang itu…dengan rambut awut2n karena br bangun tidur, daster tanpa lengan motif bunga2 dan pipi menggelembung karena sibuk mengunyah pisang ambon dengan gigitan yang gede-gede
Setelah puas ‘menjarah’ pohon jambu…anak-anak itupun pamit pergi..setelah sebelumnya mengucapkan”makasiii tantee(masih dengan Koor yang membahana dan bernada)”....yang dibalas si tante dengan mengangguk-angguk sok…
Si tante mengawasi anak-anak itu pergi, tertawa kecil melihat gadis – gadis itu berebut jambu..salah seorang diantaranya melempar-lempar jambunya ke udara..teman yang lainnya mengikuti…dan jadilah mereka adu”Siapa-yang-lemparannya-paling-tinggi”…
Hahaa..si tante masih tertawa geli…
Memorinya melayang ke masa lalu,,saat ia masih sebaya dengan gadis2 kecil itu,berkepang dua dan berpita merah dan berlari paling lambat…
Si Tante berdaster dan berpipi gembung itu tidak lain dan tidak bukan adalah….GW…
Kejadian tadi siang menyadarkanku betapa waktu begitu cepat berlalu…

dulu..gw adalah bocah peminta jambu,…dan sekarang gw adalah tante yang dimintai jambu..hahaa


Bedanya..gw gak galak kayak tante-tante jaman gw masih bocah..yang pelit abiss dan merasa anak-anak lugu,lucu nan imut seperti kami adalah hama wereng yang menganggu eksistensi tanaman buah2an mereka…gw dulu kagak habis pikir..kok segitunya ya..padahal buahnya pada masak(sampe jatuh2 ditanah)gara-gara tidak dipetik..(istilahnya orang palu:’Ta busu-busu di Pohon)..

apa salahnya membagi dengan kami..bocah-bocah ingusan yang selalu Kelaparan, yang hobinya makan demi tuntutan hidup masa depan (??)..selain berpahala..mereka juga turut berperan mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mensubsidikan buah2han bergizi dan bervitamin mereka kepada kami serta turut membantu program kesehatan pemerintah: 4 sehat 5 sempurna(didalamnya ada anjuran makan buah2n kan?kan?kan?)…

Sungguh ter..la..luu..*ala bang aji roma

Tapi begitulah..pengalaman bertemu dengan tante2 pelit nan galak dimasa lalu..mengubahku menjadi seorang ‘tante’yang cantik dan baik hati di masa kini(muji diri sendiri),,,dalam hati gw berjanji.. gak akan galak dan pelit pada mereka..karena gw sadar..anak-anak itu butuh nutrisi dan gizi yang sempurna dari buah2an..demi masa depan..demi kesehatan….demi bangsa dan negara kita tercinta..Indonesiaa...yeahhh….(ending yang tedjo,mohon jangan masukkan dalam hati)



Gw berharap berbekal pengalaman masa kini dibaiki oleh seorang tante yang baik hati seperti gw(kembali memuji diri sndiri)..kelak..mereka (bocah-bocah peminta jambu itu)juga akan menjadi tante-tante yang baik di masa depan…sehingga anak cucu kita akan terjamin kesehatannya karena dapat mengkonsumsi buah2an yang segar secara gratis(Poin terakhir adalah yg paling penting:G.R.A.T.I.S)

(sungguh niat yang mulia)
Demikianlah..terima kasih…
Gw pamit.. perut dah keroncongan…*gluk..gluk

Bye...*segera menuju dapur..makan..

Blogger templates

Free Cloud Cursors at www.totallyfreecursors.com
Kegagalan selalu membangkitkan rasa penasaran. Menyerah berarti berbuat kekonyolan. Bangkit, berlari dan teruslah berjuang! (rfs)

Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Tentang Bocah-Bocah, Jambu-Jambu, dan Tante-Tante( Sebuah kisah dari memori masa lalu)

"Tantee…minta jambuuuu…."
Koor beberapa bocah terdengar ditengah hari bolong..
Mereka memandang ke arah rumah pemilik jambu..tidak ada jawaban..
Koor kembali membahanaa…
“Tante…MINTA JAMBUUUUUUUUUUU”..
Mereka mengatakannya dengan irama khas..(kalian yg pernah melakukan hal yg sama pasti tw nada koor tersebut)
Masih tidak ada jawaban…
Dan akhirnyaa..
“TANTEEEEEEEEEEEEEEEE………..MINTAAAAAAA JAMBUUUUUUUUUUUUUUU..
Seorang perempuan bertubuh gempal keluar dengan tampang kesal..

“APA INI SIANG2 tERIAK2??MENGANGGU!SANAAA..TE ADA JAMBUUUU….hardiknya

Bocah2 itu saling pandang..lalu mendongak ke arah pohon jambu air, buahnya menggantung besar2,, warnanya merah dan menggoda…Nampak ranum
“nah itu??’”tunjuk salah seorang anak…
“TE ADAAAAAAAA!!
Dengan perasaan dongkol anak-anak itu langsung ngeloyor pergi,,,berbisik-bisik kesal…nanti di jarak beberapa meter mereka berteriak”
TANTEEEEEEEEEE SEKIKIRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR”
Dan merekapun lari pontang-panting sambil tertawa mengejek,,, nampak seorang gadis kecil berkulit item,dengan rambut dikepang dua,dengan pita merah berlari diantara mereka. Gadis itulah yang yang larinya paling lambat…
Gadis itu tidak lain dan tidak bukan adalah……..GW!
Kejadian itu terjadi bertahun2 lalu…
********
Di suatu hari, ..Ditengah hari bolong..
“Tante minta jambuuuu……”
Koor yang sama terdengar…
“Tanteeeee….Minta Jambuuuuuuuuuuuuuuuuuuu”
Si “Tante” yang sedang tertidur pulas langsung terbangun…(dengan perasaan sedikit kesal)…dengan mata yang masih mengantuk ia pergi ke ruang tamu, mengintip dari jendela…(setelah sebelumnya mencomot dua buah pisang ambon di atas meja makan)
Segerombolan gadis kecil rupanya’…hoahhhmmm….Si Tante tidak langsung membuka pintu…ia masih duduk dikursi sambil mengunyah pisang ambon..
KooR’Tantee Minta Jambuu “masih terdengar…dan semakin keras,,
Akhirnya si Tante mengalah…dibukanya pintu depan…sambil berkata”
“Iyaaa..ambil sajaa”
Gerombolan gadis itu Nampak sumringah,,,
“makasii tanteee…”dengan Koor yang juga membahanaa…
Lalu, seorang gadis yang rambutnya dikuncir (yang rupanya ditugasi sbagai tukang panjat)masuk ke halaman rumah,memanjat pohon dan dalam sekejap gadis kecil itu sudah berada di atas pohon..
Hmmm…cekatan sekali..guman si Tante dalam hati sambil memperhatikan anak2 itu
Sementara si gadis ber-kuncir itu sedang mengekplore pohon jambu, teman2nya di bawah memandunya..sambil menunjuk2 ke atas…
“Sebelah kiri….
“Ituu di atasmuu….
“disamping kepalamuu….
Si gadis berkuuncir dengan cekatan memetik buah tersbut dan melemparnya ke teman2nnya..
Si Tante mengawasi…sambil sesekali berkata” hati-hati dek..” dan “awas jatuh”..
Salah seorang bocah berkacamata memandangi si Tante yang sedang mengawasi mereka, agak takut2…sepertinya khawatir si tante akan marah kalau mereka mengambil buah jambunya terlalu banyak…
Seakan bisa membaca pikiran..si Tante tersenyum pada bocah tersebut..menenangkan..seakan menunjukkan kalo dirinya bukan tante2 galak..
Meski ia pribadi menilai penampilannya agak’sangar’ siang itu…dengan rambut awut2n karena br bangun tidur, daster tanpa lengan motif bunga2 dan pipi menggelembung karena sibuk mengunyah pisang ambon dengan gigitan yang gede-gede
Setelah puas ‘menjarah’ pohon jambu…anak-anak itupun pamit pergi..setelah sebelumnya mengucapkan”makasiii tantee(masih dengan Koor yang membahana dan bernada)”....yang dibalas si tante dengan mengangguk-angguk sok…
Si tante mengawasi anak-anak itu pergi, tertawa kecil melihat gadis – gadis itu berebut jambu..salah seorang diantaranya melempar-lempar jambunya ke udara..teman yang lainnya mengikuti…dan jadilah mereka adu”Siapa-yang-lemparannya-paling-tinggi”…
Hahaa..si tante masih tertawa geli…
Memorinya melayang ke masa lalu,,saat ia masih sebaya dengan gadis2 kecil itu,berkepang dua dan berpita merah dan berlari paling lambat…
Si Tante berdaster dan berpipi gembung itu tidak lain dan tidak bukan adalah….GW…
Kejadian tadi siang menyadarkanku betapa waktu begitu cepat berlalu…

dulu..gw adalah bocah peminta jambu,…dan sekarang gw adalah tante yang dimintai jambu..hahaa


Bedanya..gw gak galak kayak tante-tante jaman gw masih bocah..yang pelit abiss dan merasa anak-anak lugu,lucu nan imut seperti kami adalah hama wereng yang menganggu eksistensi tanaman buah2an mereka…gw dulu kagak habis pikir..kok segitunya ya..padahal buahnya pada masak(sampe jatuh2 ditanah)gara-gara tidak dipetik..(istilahnya orang palu:’Ta busu-busu di Pohon)..

apa salahnya membagi dengan kami..bocah-bocah ingusan yang selalu Kelaparan, yang hobinya makan demi tuntutan hidup masa depan (??)..selain berpahala..mereka juga turut berperan mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mensubsidikan buah2han bergizi dan bervitamin mereka kepada kami serta turut membantu program kesehatan pemerintah: 4 sehat 5 sempurna(didalamnya ada anjuran makan buah2n kan?kan?kan?)…

Sungguh ter..la..luu..*ala bang aji roma

Tapi begitulah..pengalaman bertemu dengan tante2 pelit nan galak dimasa lalu..mengubahku menjadi seorang ‘tante’yang cantik dan baik hati di masa kini(muji diri sendiri),,,dalam hati gw berjanji.. gak akan galak dan pelit pada mereka..karena gw sadar..anak-anak itu butuh nutrisi dan gizi yang sempurna dari buah2an..demi masa depan..demi kesehatan….demi bangsa dan negara kita tercinta..Indonesiaa...yeahhh….(ending yang tedjo,mohon jangan masukkan dalam hati)



Gw berharap berbekal pengalaman masa kini dibaiki oleh seorang tante yang baik hati seperti gw(kembali memuji diri sndiri)..kelak..mereka (bocah-bocah peminta jambu itu)juga akan menjadi tante-tante yang baik di masa depan…sehingga anak cucu kita akan terjamin kesehatannya karena dapat mengkonsumsi buah2an yang segar secara gratis(Poin terakhir adalah yg paling penting:G.R.A.T.I.S)

(sungguh niat yang mulia)
Demikianlah..terima kasih…
Gw pamit.. perut dah keroncongan…*gluk..gluk

Bye...*segera menuju dapur..makan..