Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts
Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

Journey to the West

Hoaaaa...sudah lama blog ini nganggur. Huhuu..aktivitas disini padat banget, makanya pulang kampus biasa langsung tidur(pengaruh jetlag). Jadi gak ada waktu buat corat-coret blog saya yang sangat sederhana sekali ini.

Hmmm...actually, banyak banget cerita yang ingin saya bagi kali ini,terutama tentang hari-hari pertama saya di negeri Paman Sam ini.

Tapi mulai dari mana yah??*jadi bingung*
dari perjalanan aja dah. Kebetulan saya sempat mencoret-coret sesuatu di atas pesawat dalam perjalanan menuju AS.

Cekidot!:)

26 February 2011, 22.30, di atas Pesawat Delta Airlines L620


Well…pada note kali ini, saya akan bercerita sedikit tentang perjalanan kami (para IELSP-ers) ke USA


@ Soetta Internastional Airport, Before Leaving
Yeah….Sudah hampir dua hari perjalanan menuju US ini kami lakukan. Sekitar 11 jam lagi dan kami akan tiba di negeri Paman Sam…Yihaa…
So far perjalanan ini berjalan lancar, meski kemarin seorang teman kehilangan tiketnya di Soekarno Hatta. sempat panik sih…namun, Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa teratasi.

Kami berangkat dari Bandara Sukarno Hatta pukul 20.30 by Singapore Airlines(SQ), yang kata temanku adalah salah satu maskapai penerbangan yang paling bagus pelayanannya…(setelah ku cek di google ternyata SQ menempati ranking pertama sebagai maskapai terbaik di dunia..whoaaa..:D)


Hmmm…iya juga sih…fasilitasnya OK,meski perjalanan ke Singapore hanya berlangsung singkat, tapi kami dijamu fasilitas yang oke banget
Saya yang baru kali ini naek pesawat asing,cukup menikmati perjalanan singkat kemarin.

Tiba di Singapore sekitar pukul setengah sebelas malam (waktu Singapore lebih cepat sejam dari Jakarta), saya dan teman-teman (terutama yg baru kali ini menginjakkkan kaki di luar Indonesia) langsung heboh. Dan sudah ditebak, hal pertama yg kami lakukan adalah……Poto-poto…

Saya pribadi cukup takjub dengan Bandara Changi itu. Sumpah keren banget. Arsitekturnya modern.
Di Changi kami transit cukup lama, sekitar 7 sampe 8 jaa. Makanya kami diberikan fasilitas oleh pihak IIEF untuk check in di rainforest Lounge sambil menunggu fligth selanjutnya. Suer..keren banget loungenya…kami diberi fasilitas makan sama shower dan tentunya akses intenet.

Subuhnya jam 3 lewat 20 kami langsung turun untuk checkin flight berikutnya ke Tokyo, Jepang. Perjalanan ke Tokyo dilanjutkan dengan pesawat Delta Airlines milik maskapai penerbangan Amerika. Pesawatnya gedee banget…tapi agak seram juga soalnya pas di atas banyak kali guncangan kami rasakan(phobia kambuh)

Perjalanan ke Jepang berlangsung cukup panjang sekitar 7 sampe 8 jam. Kami sampai di Narita Airport Tokyo pukul 1 siang dan langsung mencari terminal n gate berikutnya untuk melanjutkan perjalan ke US.

Narita International Airport, Tokyo, Jepang

Di Jepang kami hanya sebentar. Makanya gak ada waktu buat foto-foto & menjelajah takut kesasar n akhirnya ketinggalan pesawat berikutnya.

Dari Jepang kami akan terbang ke US dan masuk melalui pintu bandara Saint Paul Mineapollis,Minnesota. Masih menggunakan Delta Airlines pukul 4 sore kami take off, Gila..perjalannya lamaa banget. Sampe saat saya nulis ini pun belum nyampe2.

DL yang kami naiki sekarang gak sebagus kayak yang kami naiki dari Singapore kemarin TVnya hanya satu di depan jadi gak bisa milih-milih film yang mau diputar…

Perjalanan ke US membutuhkan waktu sekitar 11 sampe 13 jam dan kami akan terbang menyeberangi samudra pasifik menuju benua Amerika

Diatas Delta Airlines L260 dengan mata ngantuk

Membayangkan di bawah sana adalah samudra dingin dan gelap saya jadi merinding dan berharap perjalanan kami ini akan lancar n' aman-aman saja(ngeri dengan turbulensi pesawat yg berkali-kali di atas samudra Pasifik..hiii)

Gak sabar untuk bisa sampe di US….terus terang saya udah capekk banget. Dalam perjalanan kali ini kami akan melewati zona waktu yang berbeda,karena di Amerilka sekarang masih siang(sementara saat ini dipesawat menunjukkan pukul 11 malam….

Jadi pengen tahu gimana rasanya melewati zona waktu. Makanya saya melek (sambil ngetik ini)
teman2-temen yang lain udah pada tidur semua.

*On My Way To USA, February, 25th

Friday, February 25, 2011

THE TIME I'VE BEEN WAITING SO LONGGGGGGGGG...

Finally! the time is getting near. Tomorrow I'll be leaving for  USA for a couple of time.
hmmm,..indeed,.I'm excited bin nervous .

Some things that I'm afraid of are:
1. The long way to get US.
Hoaaa....lama banget. Dua hari. Belum lagi transit di 2 negara.Malas banget kalo harus urus-urusan imigrasi segala(malas karna takut sama petugasnya yang katanya suka garang, hehee (apalagi pas masuk US), tapi yg asiknya, bisa injak Singapore ma Jepang even hanya bandaranya doang

2. I really hate fly!
Mungkin karena pengaruh acro-phobia(Phobia ketinggian) kali yah makanya berujung pada gangguan psikologis laen..apa tuh istilahnya?? Pteromerhano-phobia??
(phobia saat terbang dengan pesawat)...ya itulah pokoke....


3.The weather in The US....
katanya cuaca Iowa masih ekstrem. Saya alergi dingin, takut aja kalo batukku kambuh. Soalnya orang amrik paling anti ma yg namanya batuk2, dikiranya ntarsaya bawa virus apaa gitu.....

4. Afraid of Leaving Something Important
Maksudnya kayak surat-surat penting gitu,yang pas diminta di US..gak ada alias ketinggalan di Indo.*Waduhh..jangan sampai dah.

Yah..mudah2an apa yg saya takutkan gak bakal kejadian. I wish everything gonna be OK...:)
Well...kayaknya itu aja deh untuk hari ini. I'm going to sleep,,,bubayyyyy..

***
Feb'24th 2011, room 53, Jakarta Airport Hotel

Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Friday, January 14, 2011

PDO IELSP COHORT 8....:D

Grantee Iowa Cohort 8 Iowa State & Virginia Tech

Minggu lalu,saya & teman-teman seangkatan IELSP Cohort 8 mengikuti PDO atau Pre-Departure Orientation di Jakarta.
Seruu,bisa ketemu dgn teman-teman dari berbagai daerah dari Aceh sampe Papua.
berbagi pengalaman, berbagi cerita tentang daerah masing2.

Selama beberapa hari kami 'mondok' di hotel Sri Varita. Selama beberapa hari itu juga kami mendapat berbagai pengalaman yang bermanfaat untuk mempersiapkan keberangkatan kami ke negeri Paman Sam beberapa bulan ke depan.

Hari pertama PDO,kami mengikuti Visa Interview di US embassy. Ini adalah kali pertama saya keluar negeri artinya ini adalah pertama kalinya saya mengikuti visa interview. Dan rupa-rupanya ngurus visa di Kedubes AS lumayan rempong. Hoaaa...gila..untuk wawancara visa aja kami harus antri dari jam 5 pagi. Sama satpamnya disuruh antri dibawah rel kereta api..Hohoo..sombong kali si satpam, masa kita yang sudah rapi jali begini harus antri di kolong jembatan. Yg benar aja...*geleng-geleng gak terima
Namun begitulah prosedurnya.
Cukup lama kami harus menunggu di bawah jembatan untuk menunggu panggilan Interview. Sambil menunggu kami 'menonton' satu persatu  pegawai US Embassy yang datang. Rupanya gak semua pegawainya bule. Beberapa di antaranya adalah pribumi

Wawancaranya dimulai sekitar jam setengah delapan pagi. Dan setelah melewati berbagai pemeriksaan yg cukup ketat, masuklah kami ber 36 ke gedung US embassy. Gedunngnya kecil. Tapi pagar temboknya guedeeee banget. Penjagaannya ketat abisss.Maklumlah,US embassy emang kerap mnjadi sasaran demo jadi wajar-wajarlah kalo mereka demikian.

Well...setelah diperiksa oleh om satpam yang sangar-sangar maka tibalah giliran kami untuk diwawancara. Kami dibagi beberapa kelompok. Saya masuk di kelompok 3 bersama 7 orang teman (kalo ndak salah), sayapun stay in line menunggu giliran wawancara. Sedikit tegang, padahal wawancaranya hanya wawancara biasa.Hal yg ditanyakanpun standar,hanya berkisar tentag tujuan ke US, berapa lama, sama siapa dsb. Ketegangan saya memuncak kala salah seorang teman se grupbaru saja dapat Yellow card. Saat menerima materi PDO sebelumnya, kami diberitahu bahwa ada 3 macam kartu yang bisa kita terima kala wawancara visa. Kartu putih yang artinya kita lulus wawancara dan mendapat visa, kartu kuning yang artinya visa kita belum tentu keluar sebab (menurut para interviewer) kita mencurigakan*glek! dan kartu merah yang artinya Amerika tinggal kenangan alias kita gak dapat visa*glek-glek

Pas tiba giliran saya tiba. Majulah saya ke depan counter si interviever. Meski agak gugup, saya berusaha tersenyum ramah, si interviewer adalah seorang gadis bule berambut coklat sebahu,wajahnya tidak begitu asing, seperti bule kebanyakan.
Ia tersenyum dan berkata: “Hi Riska...
Saya: hi...
Si Interviewer: So what's ur purpose going to US?
Saya: Study english ma'am
Si Interviever: Where??
Saya: @ Iowa State University
Si Interviever: wow..Iowa??hmm...when will you go??
Saya: on 26th of February
Si Interviever: hmm..It's gonna be so cold there(she's smile), do u know where Iowa is??
Saya:*berpikir mengingat peta amerika*..It's in the middle of USA, if i'm not mistaken...
si Interviever: *tersenyum..yeah...so what's your objective in the future??
Saya: A lecturer
Si Interviever: Hmm...seems all of u wanna be a lecturer*rupanya jawaban teman-teman lain juga ingin jadi dosen
Saya: Yes, that's why I need to increase my competence in English, coz I plan to get my master after my graduation
si interviever: When will you finish your study, then??
Saya: Right after back from US..
Si Interviever; Hmm..good..*mengetik hasil wawancara

Saya dag-dig dug menunggu*fingercrossed. Berharap banyak kartu putih akan dikeluarkan
dannnn.....
si interviever menyerahkan sebuah kartu
Alhamdulillah..White Card!.
USA waiting for me!
dan seperti peserta Indonesian Idol yg lolos ke babak selanjutnya,saya sumringah luar dalem..:D
dan menunjukkan kartu tersebut ke teman-teman lain.

Setelah semua grantees diwawancarai kami kembali ke hotel. Sayang 3 orang dari kami harus menunggu visanya keluar. They got yellow card..hikss...
hingga saat ini blum dapat kabar dari US embassy. tapi sy n teman-teman lain berharap semuanya bisa dapat kartu putih sesegera mungkin.



Setelah pulang dari US embassy, kegiatan kembali dilanjutkan dengan  PDO, orientasi pra keberangkatan. Kami dibekali berbagai hal dan info tentag program IELSP dan kehidupan di USA.
Esoknya kegiatan berlanjut ke Medical Check UP di RS Omni medical center dan setelah itu kembali mengikuti PDO hingga malam..

Hmm..pokoknya asyik banget deh PDO kemaren
Can't wait to join the IESLP program soon...:D
Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts
Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

Journey to the West

Hoaaaa...sudah lama blog ini nganggur. Huhuu..aktivitas disini padat banget, makanya pulang kampus biasa langsung tidur(pengaruh jetlag). Jadi gak ada waktu buat corat-coret blog saya yang sangat sederhana sekali ini.

Hmmm...actually, banyak banget cerita yang ingin saya bagi kali ini,terutama tentang hari-hari pertama saya di negeri Paman Sam ini.

Tapi mulai dari mana yah??*jadi bingung*
dari perjalanan aja dah. Kebetulan saya sempat mencoret-coret sesuatu di atas pesawat dalam perjalanan menuju AS.

Cekidot!:)

26 February 2011, 22.30, di atas Pesawat Delta Airlines L620


Well…pada note kali ini, saya akan bercerita sedikit tentang perjalanan kami (para IELSP-ers) ke USA


@ Soetta Internastional Airport, Before Leaving
Yeah….Sudah hampir dua hari perjalanan menuju US ini kami lakukan. Sekitar 11 jam lagi dan kami akan tiba di negeri Paman Sam…Yihaa…
So far perjalanan ini berjalan lancar, meski kemarin seorang teman kehilangan tiketnya di Soekarno Hatta. sempat panik sih…namun, Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa teratasi.

Kami berangkat dari Bandara Sukarno Hatta pukul 20.30 by Singapore Airlines(SQ), yang kata temanku adalah salah satu maskapai penerbangan yang paling bagus pelayanannya…(setelah ku cek di google ternyata SQ menempati ranking pertama sebagai maskapai terbaik di dunia..whoaaa..:D)


Hmmm…iya juga sih…fasilitasnya OK,meski perjalanan ke Singapore hanya berlangsung singkat, tapi kami dijamu fasilitas yang oke banget
Saya yang baru kali ini naek pesawat asing,cukup menikmati perjalanan singkat kemarin.

Tiba di Singapore sekitar pukul setengah sebelas malam (waktu Singapore lebih cepat sejam dari Jakarta), saya dan teman-teman (terutama yg baru kali ini menginjakkkan kaki di luar Indonesia) langsung heboh. Dan sudah ditebak, hal pertama yg kami lakukan adalah……Poto-poto…

Saya pribadi cukup takjub dengan Bandara Changi itu. Sumpah keren banget. Arsitekturnya modern.
Di Changi kami transit cukup lama, sekitar 7 sampe 8 jaa. Makanya kami diberikan fasilitas oleh pihak IIEF untuk check in di rainforest Lounge sambil menunggu fligth selanjutnya. Suer..keren banget loungenya…kami diberi fasilitas makan sama shower dan tentunya akses intenet.

Subuhnya jam 3 lewat 20 kami langsung turun untuk checkin flight berikutnya ke Tokyo, Jepang. Perjalanan ke Tokyo dilanjutkan dengan pesawat Delta Airlines milik maskapai penerbangan Amerika. Pesawatnya gedee banget…tapi agak seram juga soalnya pas di atas banyak kali guncangan kami rasakan(phobia kambuh)

Perjalanan ke Jepang berlangsung cukup panjang sekitar 7 sampe 8 jam. Kami sampai di Narita Airport Tokyo pukul 1 siang dan langsung mencari terminal n gate berikutnya untuk melanjutkan perjalan ke US.

Narita International Airport, Tokyo, Jepang

Di Jepang kami hanya sebentar. Makanya gak ada waktu buat foto-foto & menjelajah takut kesasar n akhirnya ketinggalan pesawat berikutnya.

Dari Jepang kami akan terbang ke US dan masuk melalui pintu bandara Saint Paul Mineapollis,Minnesota. Masih menggunakan Delta Airlines pukul 4 sore kami take off, Gila..perjalannya lamaa banget. Sampe saat saya nulis ini pun belum nyampe2.

DL yang kami naiki sekarang gak sebagus kayak yang kami naiki dari Singapore kemarin TVnya hanya satu di depan jadi gak bisa milih-milih film yang mau diputar…

Perjalanan ke US membutuhkan waktu sekitar 11 sampe 13 jam dan kami akan terbang menyeberangi samudra pasifik menuju benua Amerika

Diatas Delta Airlines L260 dengan mata ngantuk

Membayangkan di bawah sana adalah samudra dingin dan gelap saya jadi merinding dan berharap perjalanan kami ini akan lancar n' aman-aman saja(ngeri dengan turbulensi pesawat yg berkali-kali di atas samudra Pasifik..hiii)

Gak sabar untuk bisa sampe di US….terus terang saya udah capekk banget. Dalam perjalanan kali ini kami akan melewati zona waktu yang berbeda,karena di Amerilka sekarang masih siang(sementara saat ini dipesawat menunjukkan pukul 11 malam….

Jadi pengen tahu gimana rasanya melewati zona waktu. Makanya saya melek (sambil ngetik ini)
teman2-temen yang lain udah pada tidur semua.

*On My Way To USA, February, 25th

Friday, February 25, 2011

THE TIME I'VE BEEN WAITING SO LONGGGGGGGGG...

Finally! the time is getting near. Tomorrow I'll be leaving for  USA for a couple of time.
hmmm,..indeed,.I'm excited bin nervous .

Some things that I'm afraid of are:
1. The long way to get US.
Hoaaa....lama banget. Dua hari. Belum lagi transit di 2 negara.Malas banget kalo harus urus-urusan imigrasi segala(malas karna takut sama petugasnya yang katanya suka garang, hehee (apalagi pas masuk US), tapi yg asiknya, bisa injak Singapore ma Jepang even hanya bandaranya doang

2. I really hate fly!
Mungkin karena pengaruh acro-phobia(Phobia ketinggian) kali yah makanya berujung pada gangguan psikologis laen..apa tuh istilahnya?? Pteromerhano-phobia??
(phobia saat terbang dengan pesawat)...ya itulah pokoke....


3.The weather in The US....
katanya cuaca Iowa masih ekstrem. Saya alergi dingin, takut aja kalo batukku kambuh. Soalnya orang amrik paling anti ma yg namanya batuk2, dikiranya ntarsaya bawa virus apaa gitu.....

4. Afraid of Leaving Something Important
Maksudnya kayak surat-surat penting gitu,yang pas diminta di US..gak ada alias ketinggalan di Indo.*Waduhh..jangan sampai dah.

Yah..mudah2an apa yg saya takutkan gak bakal kejadian. I wish everything gonna be OK...:)
Well...kayaknya itu aja deh untuk hari ini. I'm going to sleep,,,bubayyyyy..

***
Feb'24th 2011, room 53, Jakarta Airport Hotel

Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Friday, January 14, 2011

PDO IELSP COHORT 8....:D

Grantee Iowa Cohort 8 Iowa State & Virginia Tech

Minggu lalu,saya & teman-teman seangkatan IELSP Cohort 8 mengikuti PDO atau Pre-Departure Orientation di Jakarta.
Seruu,bisa ketemu dgn teman-teman dari berbagai daerah dari Aceh sampe Papua.
berbagi pengalaman, berbagi cerita tentang daerah masing2.

Selama beberapa hari kami 'mondok' di hotel Sri Varita. Selama beberapa hari itu juga kami mendapat berbagai pengalaman yang bermanfaat untuk mempersiapkan keberangkatan kami ke negeri Paman Sam beberapa bulan ke depan.

Hari pertama PDO,kami mengikuti Visa Interview di US embassy. Ini adalah kali pertama saya keluar negeri artinya ini adalah pertama kalinya saya mengikuti visa interview. Dan rupa-rupanya ngurus visa di Kedubes AS lumayan rempong. Hoaaa...gila..untuk wawancara visa aja kami harus antri dari jam 5 pagi. Sama satpamnya disuruh antri dibawah rel kereta api..Hohoo..sombong kali si satpam, masa kita yang sudah rapi jali begini harus antri di kolong jembatan. Yg benar aja...*geleng-geleng gak terima
Namun begitulah prosedurnya.
Cukup lama kami harus menunggu di bawah jembatan untuk menunggu panggilan Interview. Sambil menunggu kami 'menonton' satu persatu  pegawai US Embassy yang datang. Rupanya gak semua pegawainya bule. Beberapa di antaranya adalah pribumi

Wawancaranya dimulai sekitar jam setengah delapan pagi. Dan setelah melewati berbagai pemeriksaan yg cukup ketat, masuklah kami ber 36 ke gedung US embassy. Gedunngnya kecil. Tapi pagar temboknya guedeeee banget. Penjagaannya ketat abisss.Maklumlah,US embassy emang kerap mnjadi sasaran demo jadi wajar-wajarlah kalo mereka demikian.

Well...setelah diperiksa oleh om satpam yang sangar-sangar maka tibalah giliran kami untuk diwawancara. Kami dibagi beberapa kelompok. Saya masuk di kelompok 3 bersama 7 orang teman (kalo ndak salah), sayapun stay in line menunggu giliran wawancara. Sedikit tegang, padahal wawancaranya hanya wawancara biasa.Hal yg ditanyakanpun standar,hanya berkisar tentag tujuan ke US, berapa lama, sama siapa dsb. Ketegangan saya memuncak kala salah seorang teman se grupbaru saja dapat Yellow card. Saat menerima materi PDO sebelumnya, kami diberitahu bahwa ada 3 macam kartu yang bisa kita terima kala wawancara visa. Kartu putih yang artinya kita lulus wawancara dan mendapat visa, kartu kuning yang artinya visa kita belum tentu keluar sebab (menurut para interviewer) kita mencurigakan*glek! dan kartu merah yang artinya Amerika tinggal kenangan alias kita gak dapat visa*glek-glek

Pas tiba giliran saya tiba. Majulah saya ke depan counter si interviever. Meski agak gugup, saya berusaha tersenyum ramah, si interviewer adalah seorang gadis bule berambut coklat sebahu,wajahnya tidak begitu asing, seperti bule kebanyakan.
Ia tersenyum dan berkata: “Hi Riska...
Saya: hi...
Si Interviewer: So what's ur purpose going to US?
Saya: Study english ma'am
Si Interviever: Where??
Saya: @ Iowa State University
Si Interviever: wow..Iowa??hmm...when will you go??
Saya: on 26th of February
Si Interviever: hmm..It's gonna be so cold there(she's smile), do u know where Iowa is??
Saya:*berpikir mengingat peta amerika*..It's in the middle of USA, if i'm not mistaken...
si Interviever: *tersenyum..yeah...so what's your objective in the future??
Saya: A lecturer
Si Interviever: Hmm...seems all of u wanna be a lecturer*rupanya jawaban teman-teman lain juga ingin jadi dosen
Saya: Yes, that's why I need to increase my competence in English, coz I plan to get my master after my graduation
si interviever: When will you finish your study, then??
Saya: Right after back from US..
Si Interviever; Hmm..good..*mengetik hasil wawancara

Saya dag-dig dug menunggu*fingercrossed. Berharap banyak kartu putih akan dikeluarkan
dannnn.....
si interviever menyerahkan sebuah kartu
Alhamdulillah..White Card!.
USA waiting for me!
dan seperti peserta Indonesian Idol yg lolos ke babak selanjutnya,saya sumringah luar dalem..:D
dan menunjukkan kartu tersebut ke teman-teman lain.

Setelah semua grantees diwawancarai kami kembali ke hotel. Sayang 3 orang dari kami harus menunggu visanya keluar. They got yellow card..hikss...
hingga saat ini blum dapat kabar dari US embassy. tapi sy n teman-teman lain berharap semuanya bisa dapat kartu putih sesegera mungkin.



Setelah pulang dari US embassy, kegiatan kembali dilanjutkan dengan  PDO, orientasi pra keberangkatan. Kami dibekali berbagai hal dan info tentag program IELSP dan kehidupan di USA.
Esoknya kegiatan berlanjut ke Medical Check UP di RS Omni medical center dan setelah itu kembali mengikuti PDO hingga malam..

Hmm..pokoknya asyik banget deh PDO kemaren
Can't wait to join the IESLP program soon...:D

Blogger templates

Free Cloud Cursors at www.totallyfreecursors.com
Kegagalan selalu membangkitkan rasa penasaran. Menyerah berarti berbuat kekonyolan. Bangkit, berlari dan teruslah berjuang! (rfs)
Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts
Showing posts with label IELSP Amrik'11. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

Journey to the West

Hoaaaa...sudah lama blog ini nganggur. Huhuu..aktivitas disini padat banget, makanya pulang kampus biasa langsung tidur(pengaruh jetlag). Jadi gak ada waktu buat corat-coret blog saya yang sangat sederhana sekali ini.

Hmmm...actually, banyak banget cerita yang ingin saya bagi kali ini,terutama tentang hari-hari pertama saya di negeri Paman Sam ini.

Tapi mulai dari mana yah??*jadi bingung*
dari perjalanan aja dah. Kebetulan saya sempat mencoret-coret sesuatu di atas pesawat dalam perjalanan menuju AS.

Cekidot!:)

26 February 2011, 22.30, di atas Pesawat Delta Airlines L620


Well…pada note kali ini, saya akan bercerita sedikit tentang perjalanan kami (para IELSP-ers) ke USA


@ Soetta Internastional Airport, Before Leaving
Yeah….Sudah hampir dua hari perjalanan menuju US ini kami lakukan. Sekitar 11 jam lagi dan kami akan tiba di negeri Paman Sam…Yihaa…
So far perjalanan ini berjalan lancar, meski kemarin seorang teman kehilangan tiketnya di Soekarno Hatta. sempat panik sih…namun, Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa teratasi.

Kami berangkat dari Bandara Sukarno Hatta pukul 20.30 by Singapore Airlines(SQ), yang kata temanku adalah salah satu maskapai penerbangan yang paling bagus pelayanannya…(setelah ku cek di google ternyata SQ menempati ranking pertama sebagai maskapai terbaik di dunia..whoaaa..:D)


Hmmm…iya juga sih…fasilitasnya OK,meski perjalanan ke Singapore hanya berlangsung singkat, tapi kami dijamu fasilitas yang oke banget
Saya yang baru kali ini naek pesawat asing,cukup menikmati perjalanan singkat kemarin.

Tiba di Singapore sekitar pukul setengah sebelas malam (waktu Singapore lebih cepat sejam dari Jakarta), saya dan teman-teman (terutama yg baru kali ini menginjakkkan kaki di luar Indonesia) langsung heboh. Dan sudah ditebak, hal pertama yg kami lakukan adalah……Poto-poto…

Saya pribadi cukup takjub dengan Bandara Changi itu. Sumpah keren banget. Arsitekturnya modern.
Di Changi kami transit cukup lama, sekitar 7 sampe 8 jaa. Makanya kami diberikan fasilitas oleh pihak IIEF untuk check in di rainforest Lounge sambil menunggu fligth selanjutnya. Suer..keren banget loungenya…kami diberi fasilitas makan sama shower dan tentunya akses intenet.

Subuhnya jam 3 lewat 20 kami langsung turun untuk checkin flight berikutnya ke Tokyo, Jepang. Perjalanan ke Tokyo dilanjutkan dengan pesawat Delta Airlines milik maskapai penerbangan Amerika. Pesawatnya gedee banget…tapi agak seram juga soalnya pas di atas banyak kali guncangan kami rasakan(phobia kambuh)

Perjalanan ke Jepang berlangsung cukup panjang sekitar 7 sampe 8 jam. Kami sampai di Narita Airport Tokyo pukul 1 siang dan langsung mencari terminal n gate berikutnya untuk melanjutkan perjalan ke US.

Narita International Airport, Tokyo, Jepang

Di Jepang kami hanya sebentar. Makanya gak ada waktu buat foto-foto & menjelajah takut kesasar n akhirnya ketinggalan pesawat berikutnya.

Dari Jepang kami akan terbang ke US dan masuk melalui pintu bandara Saint Paul Mineapollis,Minnesota. Masih menggunakan Delta Airlines pukul 4 sore kami take off, Gila..perjalannya lamaa banget. Sampe saat saya nulis ini pun belum nyampe2.

DL yang kami naiki sekarang gak sebagus kayak yang kami naiki dari Singapore kemarin TVnya hanya satu di depan jadi gak bisa milih-milih film yang mau diputar…

Perjalanan ke US membutuhkan waktu sekitar 11 sampe 13 jam dan kami akan terbang menyeberangi samudra pasifik menuju benua Amerika

Diatas Delta Airlines L260 dengan mata ngantuk

Membayangkan di bawah sana adalah samudra dingin dan gelap saya jadi merinding dan berharap perjalanan kami ini akan lancar n' aman-aman saja(ngeri dengan turbulensi pesawat yg berkali-kali di atas samudra Pasifik..hiii)

Gak sabar untuk bisa sampe di US….terus terang saya udah capekk banget. Dalam perjalanan kali ini kami akan melewati zona waktu yang berbeda,karena di Amerilka sekarang masih siang(sementara saat ini dipesawat menunjukkan pukul 11 malam….

Jadi pengen tahu gimana rasanya melewati zona waktu. Makanya saya melek (sambil ngetik ini)
teman2-temen yang lain udah pada tidur semua.

*On My Way To USA, February, 25th

Friday, February 25, 2011

THE TIME I'VE BEEN WAITING SO LONGGGGGGGGG...

Finally! the time is getting near. Tomorrow I'll be leaving for  USA for a couple of time.
hmmm,..indeed,.I'm excited bin nervous .

Some things that I'm afraid of are:
1. The long way to get US.
Hoaaa....lama banget. Dua hari. Belum lagi transit di 2 negara.Malas banget kalo harus urus-urusan imigrasi segala(malas karna takut sama petugasnya yang katanya suka garang, hehee (apalagi pas masuk US), tapi yg asiknya, bisa injak Singapore ma Jepang even hanya bandaranya doang

2. I really hate fly!
Mungkin karena pengaruh acro-phobia(Phobia ketinggian) kali yah makanya berujung pada gangguan psikologis laen..apa tuh istilahnya?? Pteromerhano-phobia??
(phobia saat terbang dengan pesawat)...ya itulah pokoke....


3.The weather in The US....
katanya cuaca Iowa masih ekstrem. Saya alergi dingin, takut aja kalo batukku kambuh. Soalnya orang amrik paling anti ma yg namanya batuk2, dikiranya ntarsaya bawa virus apaa gitu.....

4. Afraid of Leaving Something Important
Maksudnya kayak surat-surat penting gitu,yang pas diminta di US..gak ada alias ketinggalan di Indo.*Waduhh..jangan sampai dah.

Yah..mudah2an apa yg saya takutkan gak bakal kejadian. I wish everything gonna be OK...:)
Well...kayaknya itu aja deh untuk hari ini. I'm going to sleep,,,bubayyyyy..

***
Feb'24th 2011, room 53, Jakarta Airport Hotel

Saturday, January 29, 2011

Tentang Wawancara IELSP

Congratulations buat teman2 yg lulus wawancara IELSP cohort 9…

Wahh..dengar2 ada empat orang dari Palu salah satunya adalah sohib saya: Titi’The Justice”lestari…yeahh (moga lulus tahap berikutnya kawannnn)
Beberapa orang bertanya tentang pengalaman wawancara, well..pada tulisan kali ini saya akan bagi pengalama seputar itu…

Tahap wawancara IELSP adalah tahap yang sangat penting coz tahap ini adalah tahap terakhir yang menentukan, selangkah lagi then,,,,,,u get da ticket to the US,,:D
Saya dua kali ikut wawancara. Pertama gak lulus..dan yg terakhir... Alhamdulillah..lulus.

Pengalamannya gimana yaa…(hmm bingung mulai dari mana )yang pasti pertama kali waktu ikut wawancara saya nervous banget. Coz  interviewernya terdengar sangar banget. Pengalaman pertama waktu wawancara saya hanya ditanya 4 hal. Gampang banget sebenarnya,yaitu: tentang diri dan keluarga, tentang kuliah, tentang isu yang berkembang di kota tempat saya tinggal, dan tentang cara penanggulangan isu tersebut. Semuanya full English!

Setelah menjawab dengan”Errr”yang kebanyakan, telepon ditutup(Oh ya..lupa..sy wawancaranya via telpon dari Jakarta,beda dgn yg lain yg diwawancarai secara tatap muka)dan dengan ditutupnya telpon dari si interviewer kala itu…maka sy merasa tertutup pula harapan saya untuk bisa mendapatkan beasiswa itu.
Dan terbukti..sy kagak lolos..hehehe

Next, dikesempatan berikutnya. Saya telah mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya.
Waktu itu saya ingat,pihak IIEF menjadwalkan akan mewawancarai saya hari jumat, saya disuruh standbye dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Gara-gara mw fokus sama wawancara, di kantor saya minta izin ma bos untuk ikut wawancara saat jam kerja. Saya bilang yang sejujurnya, dan si bospun membebaskan sy dari pekerjaan.(horayyy!)
Sayapun bisa konsen dgn wawancara.

Sayang seharian menunggu saya gak ditelpon-telpon jg. Jadi hopelesslah saya.
Pikiran buruk mulai merasuki pikiran saya. Saya berpikir sepertinya ada kesalahan teknis kemarin waktu pengumuman wawancara. Kayaknya mereka salah orang deh. Kayaknya bukan saya sebenarnya yang lulus, cuma mereka salah pencet nomer,jadinya telpon ke saya (penarikan kesimpulan yang asal)

Esoknya hari sabtu dan setahu saya hari sabtu itu libur. Gak mungkin IIEF akan menelpon hari ini. Setelah sibuk dengan urusan bersih-bersih dan ngojekin mama,saya pulang dan tidur siang(aktivitas wajib)

Sekitar jam 3 siang telpon saya bunyi,nomor Telkomsel yg tidak saya kenal masuk ke hape saya.
Sambil menggerutu dalam hati gara2 tidur siang saya terganggu, saya menerima telpon: "Hallo..*dengan suara parau khas orang bangun tidur
“haloo, dengan sodara Riska Fitrah Sari??saya dari IIEF”seorang perempuan bersuara ke bule-bulean bertanya di ujung telpon sana…
Saya yang tadi belum normal karena baru bangun, langsung melek lebar.
“eh,,iya….”
“saya akan wawancara kamu hari ini, kamu siap??”
“eh..wah..eh..i..iya…”saya mengucek2 mata,menyadarkan diri
Dan mulailah wawancara..

Anehnya wawancara kali ini tidak menggunakan bahasa inggris…si Bule memberikan dua opsi..
“U may speak whether in English or in bahasa Indonesia”She Said
saya memutuskan menggunakan bahasa Indonesia (toh si bule ngasih opsi ke saya…hehee:D)

Dan mulailah wawancara..pertama saya ditanya tentang pribadi dan keadaan keluarga,lalu tentang kuliah,tentang alasan ikut IELSP,dan tentang cita-cita,
saya juga ditanya kalo mau S2 mw ngambil major apa?sy bilang: tetap jurnalistik komunikasi (padahal tertarik juga ke bidang psikologi)
“trus sudah punya gambaran tentang penelitian tesis anda nanti?
Saya jawab sudah..*konga
“Tentang apa??tanya si Bule
Saya bilang tentang media massa n bla..bla..bla…*konga lagi
Lalu iya bertanya kenapa kenapa ambil penelitian jenis itu..
Saya jawab kembali dengan konga’ yang di’ilmiahkan’
Lalu iya bertanya tentang Amerika,tentang apa yang saya ketahui tentang negerinya si Obama itu,tentang apa saja yang bisa dibawa pulang setelah ikut program IELSP,dan sebagainya. Si interviewer jg bertanya tentang pendapat saya seputar kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, tentang pemberitaan media,dan pendapat saya pribadi kepada sosok Obama. Setelah itu pertanyaan mengarah ke isu yang berkembang yang saya angkat di paper waktu mengajukan berkas berikut penjelasan tentang solusinya(saya mengangkat masalah klasik yakni tentang lingkungan).
dan masih dengan konga yang berapi-api saya menjawab semua pertanyaanya dengan lugas dan jelas.

Akhirnya setelah hampir setengah jam.wawancarapun usai. Sebelumnya si Interviewer yang baik hati dan tidak sombong itu mengatakan bahwa ia berharap saya bisa lulus. Tetap berdoa,apapun hasilnya itu yang terbaik,saya mengiyakan. Dan telponpun ditutup…

Dua minggu berikutnya telpon saya kembali berdering. Saya dinyatakan lulus,,,:D

Adapun tips yang saya bisa bagi dari pengalaman wawancara saya adalah:
  • Persiapkan dengan baik diri anda sebelum wawancara berlangsung *jangan kayak saya yang mo diwawancara pas lagi asyiknya tidur siang,hehe
  • Bukalah kopian form aplikasi kalian yang telah dikirim ke IIEF sebab pertanyaan wawancaranya akan berkisar pada isian kalian di aplikasi sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan mencocokkan jawaban kalian dengan isi dari aplikasi sebelumnya. Kalo gak sama, itu artinya kalian ngarang dan itu akan menurunkan credit point kalian
  • Jangan memotong pembicaraan si Interviewer ketika desye lagi ngomong, bicaralah ketika kalian telah dipersilahkan.
  • Kalian tidak harus menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia pun bisa asal dipersilahkan sebelumnya oleh si Interviewer. Selama ini ada pendapat yang mengatakan kalo menggunakan bahasa inggris full akan menambah point saat wawancara. Hmm..kalo menurut saya bahasa Inggris sama skali gak ngaruh yang menentukan adalah esensi dari isi jawabanmu saat wawancara, berbobot apa tidak bukan fasih ato tidaknya bahasa inggris kamu..”wokeehhhh??’
Saya pikir cukup sekian…Sekali lagi congratulation buat yang lulus tahap wawancara…Gud Lak…moga sukses ke tahap berikutnya.
:D

Friday, January 14, 2011

PDO IELSP COHORT 8....:D

Grantee Iowa Cohort 8 Iowa State & Virginia Tech

Minggu lalu,saya & teman-teman seangkatan IELSP Cohort 8 mengikuti PDO atau Pre-Departure Orientation di Jakarta.
Seruu,bisa ketemu dgn teman-teman dari berbagai daerah dari Aceh sampe Papua.
berbagi pengalaman, berbagi cerita tentang daerah masing2.

Selama beberapa hari kami 'mondok' di hotel Sri Varita. Selama beberapa hari itu juga kami mendapat berbagai pengalaman yang bermanfaat untuk mempersiapkan keberangkatan kami ke negeri Paman Sam beberapa bulan ke depan.

Hari pertama PDO,kami mengikuti Visa Interview di US embassy. Ini adalah kali pertama saya keluar negeri artinya ini adalah pertama kalinya saya mengikuti visa interview. Dan rupa-rupanya ngurus visa di Kedubes AS lumayan rempong. Hoaaa...gila..untuk wawancara visa aja kami harus antri dari jam 5 pagi. Sama satpamnya disuruh antri dibawah rel kereta api..Hohoo..sombong kali si satpam, masa kita yang sudah rapi jali begini harus antri di kolong jembatan. Yg benar aja...*geleng-geleng gak terima
Namun begitulah prosedurnya.
Cukup lama kami harus menunggu di bawah jembatan untuk menunggu panggilan Interview. Sambil menunggu kami 'menonton' satu persatu  pegawai US Embassy yang datang. Rupanya gak semua pegawainya bule. Beberapa di antaranya adalah pribumi

Wawancaranya dimulai sekitar jam setengah delapan pagi. Dan setelah melewati berbagai pemeriksaan yg cukup ketat, masuklah kami ber 36 ke gedung US embassy. Gedunngnya kecil. Tapi pagar temboknya guedeeee banget. Penjagaannya ketat abisss.Maklumlah,US embassy emang kerap mnjadi sasaran demo jadi wajar-wajarlah kalo mereka demikian.

Well...setelah diperiksa oleh om satpam yang sangar-sangar maka tibalah giliran kami untuk diwawancara. Kami dibagi beberapa kelompok. Saya masuk di kelompok 3 bersama 7 orang teman (kalo ndak salah), sayapun stay in line menunggu giliran wawancara. Sedikit tegang, padahal wawancaranya hanya wawancara biasa.Hal yg ditanyakanpun standar,hanya berkisar tentag tujuan ke US, berapa lama, sama siapa dsb. Ketegangan saya memuncak kala salah seorang teman se grupbaru saja dapat Yellow card. Saat menerima materi PDO sebelumnya, kami diberitahu bahwa ada 3 macam kartu yang bisa kita terima kala wawancara visa. Kartu putih yang artinya kita lulus wawancara dan mendapat visa, kartu kuning yang artinya visa kita belum tentu keluar sebab (menurut para interviewer) kita mencurigakan*glek! dan kartu merah yang artinya Amerika tinggal kenangan alias kita gak dapat visa*glek-glek

Pas tiba giliran saya tiba. Majulah saya ke depan counter si interviever. Meski agak gugup, saya berusaha tersenyum ramah, si interviewer adalah seorang gadis bule berambut coklat sebahu,wajahnya tidak begitu asing, seperti bule kebanyakan.
Ia tersenyum dan berkata: “Hi Riska...
Saya: hi...
Si Interviewer: So what's ur purpose going to US?
Saya: Study english ma'am
Si Interviever: Where??
Saya: @ Iowa State University
Si Interviever: wow..Iowa??hmm...when will you go??
Saya: on 26th of February
Si Interviever: hmm..It's gonna be so cold there(she's smile), do u know where Iowa is??
Saya:*berpikir mengingat peta amerika*..It's in the middle of USA, if i'm not mistaken...
si Interviever: *tersenyum..yeah...so what's your objective in the future??
Saya: A lecturer
Si Interviever: Hmm...seems all of u wanna be a lecturer*rupanya jawaban teman-teman lain juga ingin jadi dosen
Saya: Yes, that's why I need to increase my competence in English, coz I plan to get my master after my graduation
si interviever: When will you finish your study, then??
Saya: Right after back from US..
Si Interviever; Hmm..good..*mengetik hasil wawancara

Saya dag-dig dug menunggu*fingercrossed. Berharap banyak kartu putih akan dikeluarkan
dannnn.....
si interviever menyerahkan sebuah kartu
Alhamdulillah..White Card!.
USA waiting for me!
dan seperti peserta Indonesian Idol yg lolos ke babak selanjutnya,saya sumringah luar dalem..:D
dan menunjukkan kartu tersebut ke teman-teman lain.

Setelah semua grantees diwawancarai kami kembali ke hotel. Sayang 3 orang dari kami harus menunggu visanya keluar. They got yellow card..hikss...
hingga saat ini blum dapat kabar dari US embassy. tapi sy n teman-teman lain berharap semuanya bisa dapat kartu putih sesegera mungkin.



Setelah pulang dari US embassy, kegiatan kembali dilanjutkan dengan  PDO, orientasi pra keberangkatan. Kami dibekali berbagai hal dan info tentag program IELSP dan kehidupan di USA.
Esoknya kegiatan berlanjut ke Medical Check UP di RS Omni medical center dan setelah itu kembali mengikuti PDO hingga malam..

Hmm..pokoknya asyik banget deh PDO kemaren
Can't wait to join the IESLP program soon...:D